GABUNG DI WEB: http://www.agrosukses.com
GABUNG DI MILIS:
http://groups.yahoo.com/group/agromania
From: Bachroel Munthe <bachroemunthe>
Subject: Re: [agromania] VCD Panduan Tanam Padi SRI Organik
Akan Disebarkan Gratis bachroelmunthe
Selamat Siang Pak...
Saya Syahbarul Ain Munthe tertarik dengan VCD Panduan Tanam
Padi SRI Organik
kebetulan saya seorang PPL di JAmbi yang merupakan sentra
padi saat ini kami
lagi menggalakan pertanian organik mudah2an dgn VCD tsb
dapat menambah wacana
dan pengetahuan kami di Jambi..khususnya tentang padi..
yang jadi pertanyaan bagaimana saya mendapatkannya pak?
alamat saya :
Syahbarul Ain Munthe
d/a. Komplek Puskesmas Rt.Panjang Kec. Tabir Kab. Merangin
Jambi - 37353
Wassalam,
Syabarul Ain Munthe
*****
From: jyotika asme <jyotikasme>
Subject: Jual : Bawang Merah Brebes Super & Jagung Manis
Kulit jyotikaasme
Dear milist,
Bagi yang membutuhkan bawang merah brebes super & jagung
manis kulit bisa
menghubungi saya di japri jyotikaasme.
Tx untuk MM.
*****
From: Arie Yusman <arieysman>
Subject: tanya ttg ( C.I.F via 100% L/C at sight ) arieyusman
dear friends,
apa sich yang di maksud dengan
pembayaran ,melalui sistem
C.I.F and 100 % via L/C at sight ?
Apakah biaya tersebut
sudah termasuk biaya
SGS/RLM test....?
untuk import minyak biodiesel.
mohon pencerahannya
terima kasih
*****
From: "Herman Wahyudi" <hwcmm>
Subject: Re: [agromania] Re: Adakah lahan yang benar dan
jelas? h3rmanw
Rekan-rekan,
Terima kasih untuk diskusinya. Saya tidak menyangka topik
ini mendapat
tanggapan cukup hangat. Tapi kalau boleh saya mengambil
kesimpulan sejauh
ini, memang belum ada transaksi khususnya perkebunan kelapa
sawit yang gol
via media milis seperti ini. Yang saya maksudkan adalah
transaksi kebun
mustahil terjadi tanpa melalui referensi/orang yang
mengenalkan.
Jadi dari pengamatan saya, transaksi yang JADI (apalagi yg
terakhir2 ini),
kebanyakan karena hubungan direct penjual - pembeli. Kalau
pun ada mediator,
kebetulan sudah ada network dg kedua belah pihak. Mohon
maaf, terkadang saya
suka ketawa2 dalam hati, pas melihat ada rekan yang posting
ada kebun sekian
luas (ribuan ha), sudah ada PKS, dll. Kalau ya benar, punya
barang spt itu,
logikanya tidak bakalan di-posting di milis ini. Kenapa?
Karena nilainya
puluhan/ratusan miliar. Pemilik/Mediator tidak mungkin
kesulitan mencari
Pembeli (ie grup2 besar), sehingga harus diposting di milis
segala. Pemilik
kebun itu ada asosiasinya dan juga punya network sesama
pemilik kebun atau
karyawannya. Jadi kemungkinannya cuman 2 : Mediator dpt data
dari orang
mengaku2 'Pemilik' atau punya hubungan langsung dg 'Pemilik'
atau kebun
tidak layak dibeli. Lain halnya kalau kebun size kecil (di
bawah 1000 ha)
atau lahan kosong, masih ada kemungkinan.
Sekedar sharing saja, faktanya di industri ini sekarang baik
penjual maupun
pembeli (bahkan mediator) sekarang itu sepertinya paranoid.
Yang rusak pasar
(mohon maaf) ya para mediator ini yang mengaku2
'penjual/pembeli' langsung,
ataupun mediator yang bikin peraturan rumit/ribet sehingga
transaksi pun
batal.
Saya sih tidak setuju kalau dibilang hukum tidak jelas.
Hukum itu selalu
jelas, tapi tergantung bagaimana orang
mengintrepretasikannya. Saya setuju
dengan pendapat salah satu rekan milis, REJEKI itu akhirnya
sudah diatur
dari Yang Maha Kuasa. Mediator ada yg sudah ngatur ini-itu,
buat perjanjian
tertulis, tapi setelah Pemilik terima uang, tidak/hanya
sebagian diberikan,
terus mau apa? Bisa kejadian begini, mediator sudah
memberikan info dan
memperkenalkan Pembeli dan Penjual. Terus Pembeli dan
Penjual main mata di
belakang Mediator (atau pakai Mediator lain), terus mediator
tahu darimana
dan bisa apa? Itu adalah resiko pekerjaan mediator. Saran
saya : kalau mau
kerja sebagai mediator banyak-banyak berdoa, supaya Yang
Maha Kuasa
memberikan REJEKI yang cukup dan tepat pada waktunya.
Tapi mediator tetap harus mengerjakan PR-nya (al :
perjanjian tertulis dg
Pemilik, data2 yang diminta, due diligence). Tapi kalau
tidak mengerti
data/apa yg harus diteliti, ya kasih jalan ke Pembeli,
jangan ditahan2. Atau
minta bantuan ke pihak yang bisa dipercaya.
P Hadi, meskipun kita sama2 di pihak Pembeli, tapi lahan
masih luas Pak :)
Selain itu, banyak kriteria yang mungkin membedakan saya dan
Bapak, ie :
tanam/blm tanam, lokasi, status perijinan, dll. Sebagai
contoh, seperti
Group saya, saat ini masih fokus di Kalbar. Jadi untuk
melompat ke daerah
lain mungkin perlu landbank min 20,000 ha. Lain halnya dg
Bapak misalnya,
kalau sudah establish di Kalteng, untuk akuisisi lahan 5000
ha pun sudah
mau.
P Arie, terima kasih untuk tawarannya. Saya selalu welcome
untuk opportunity
take over kebun/lahan. Tapi tentunya seperti yang saya
sampaikan di atas,
ada kriteria lokasi, luasan yang Group saya mau ambil.
Saya juga akan titipkan data saya ke moderator, jika ada
Pemilik/Mediator
yang mau tahu informasi mengenai Group saya. Tapi mohon maaf
Moderator, dari
Group kami tidak bisa memberikan komisi. Karena lazimnya
komisi dari pihak
Penjual :) Mohon dimaklumi.
Demikian dari saya.
Terima kasih
Herman